Jangan dikira mentari selalu benderang
Jangan dikira algojo selalu garang
Jangan kau kira lelaki tak bisa menangis
Jangan kau kira imigran selalu mengais
Jangan kau kira hal yang umum selalu benar
Jangan abaikan Kawan disana
Yang hidup ceria berselimut penderitaan
Yang hidup tegar berbatas keputusasaan
Walau badan tak rusak, batinnya terkoyak!
Dia berbagi tanpa mau dibalas kembali
Meski tetap saja harapan itu ada .
Bukan harapan besar,
hanya pernantian untuk secarik perhatian..
Dia tak mampu, jika terus saja memberi untukmu,
Dia butuh balasan di batas harapan!
Dan,
Jangan kau kira hatinya tak bisa Kecewa,
yang pada akhirnya bisa
Mati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar