Hai, Kawan! Kita ketemu lagi. Sempet bingung banget mau
nulis apaan, nulis puisi lagi gak galau *masa?*, mau nulis curhatan juga males,
yaudah kite nulis tentang pembuatan film aja yak, sesuai dengan usul salah satu
temen aku hehe.
Film? Film apaan nel?
Please, jangan pura-pura bego, kalian
kan tau kalo aku ini aktris tersohor abad ini B-)
SERIUSAN nel! Film apaan??!
Oke-oke, santai bang. Ini film buat tugas Bahasa Indonesia,
satu kelas (XI IPA 3) yang isinya 30 biji dibagi jadi 2 kelompok, nah aku kebagian
di kelompok A. Kali ini bahas filmnya kelompok aku aja ya, biar afdhol.
Kelompok A ini mempersembahkan film bergenre mellow-drama
atau film mewek-mewekan yang berjudul “Sepotong Senja yang Hilang”. Jiailaaah
ajib bener kan yak judulnya? Itu diadaptasi dari cerpen yang berjudul sama.
Film ini berdurasi 26 menit, mengambil setting di rumah sukarelawan kami yang
mau berbagi rumah dan makanan gratis, yaitu Nanda Risyadi (pada 1 Mei 2015) dan juga rumahnya
Fachrurrozi Gilang R. (pada 2 Mei 2015). Makasih ya gaes :3 Oiya, kita juga ngambil setting di toko
mbahnya Gilang, makasiyaa hihi
Hmm ini nih bocah-bocah kelompok A yang kece badai membahana:
1.
Diana Stefanie. Sebagai koordinator, kamerawati,
director, dan juga pemeran dokter.
2.
Jovita Rahma Edria. Sebagai wakil koordinator,
pembuat darah-darahan, dan juga pemeran sekretaris kantor.
3.
Alfi Unsiati Ummi Hana. Sebagai pencetus ide
digunakannya cerpen “Sepotong Senja yang Hilang” sebagai bahan film, nyonya
casting, dan pemeran Fajar.
4.
Salsabila Naura Mawaddah. Sebagai pemeran Mama
yang mewek muluuu huhuhu.
5.
Dhimas Putra Yudha Perdana. Sebagai pemeran Papa
yang dikira selingkuh, hiks.
6.
Fachrurrozi Gilang Ramadhan. Sebagai ‘Nizzam’,
anak sulung Mama dan Papa.
7.
Naelly Hesty Koesnaeny. Yak, ini aku sendiri
sebagai ‘Nisa’, anak kedua yang notabene kembaran sama Nizzam.
8.
Alfin Nur Mishbahuddin. Sebagai ‘Hikko’, anak
ketiganya Mama Papa.
9.
Nanda Risyadi. Sebagai ‘Bilqis’, anak terakhir
yang merupakan bidadari cantiknya kak Nizzam :v
10.
Nadiyah Neswari. Sebagai adiknya Mama yang tabah
dan gak nikah-nikah :’v termasuk editor dan kamerawati juga loh~
11.
Intan Erlina Sari. Ini editor utamanya *asekkk*
sekaligus pengetik naskah film ini, berperan juga sebagai ‘temennya Papa’ yang
dikira selingkuh. Oiya dia jadi maekup artis juga looh
12.
Akmal Fikri KKW. Sebagai pegawai tokonya Mama.
13.
Sinta Yulianti. Ini juga pegawai tokonya Mama.
Soswit ya nomor 12 dan 13 ini wkwk.
14.
Sastri Ade Priyangga. Sebagai temennya Hikko
yang doyan basketan.
15.
Wibi Wisnu Wicaksono. Sebagai temen Hikko yang
demen ama sepak bola.
Gimana? Kebukti kan kalo kitakita ini emang kece
badai pecah membahana? Haha udah biasa dibilang begitu B-)
Nah, ini baru bocah-bocahnya, capek ngetik
mulu, ntar dilanjutin lagi yaa nulis tentang “Suka Duka Menapaki Jalan Terjal
Pembuatan Film”. Thanks guys! Keep bloging ;)















Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusiya adek, bentar ya, lagi proses :v
BalasHapus